Selasa, 12 November 2013

Dynamometer dalam konteks otomotif


DEFINISI

Dalam konteks automotif, Dynamometer atau dyno adalah alat ukur untuk mengetahui kekuatan yang dihasilkan oleh mesin sepeda motor atau mobil, dengan hasil yang dikeluarkan berupa torsi per RPM. Selanjutnya dapat dikembangkan menjadi output power per rpm. juga dapat diketahui kecepatan maksimum (mis: km/jam), waktu tempuh (mis: detik), akselerasi (mis: m/detik²), jarak (mis: meter).

Senin, 26 Maret 2012

Dynamometer


Dynamometer yaitu alat untuk mengukur / membaca kekuatan tenaga (power) yang dikeluarkan oleh mesin kendaraan bermotor baik mesin tunggal atau mesin kendaraan motor yang di kalkulasikan dari pengukuran secara simultan dari torsi dan kecepatan rotasi (RPM).

Dalam kegunaannya dynamometer digunakan untuk mengukur kemampuan yang dihasilkan suatu mesin. 

Hasil dari pengukuran tersebut dapat di gunakan untuk menganalisa tenaga (power) yang di hasilkan. 

Dari hasil analisa dari grafik tersebut maka kita dapat mengetahui sejauh mana power mesin/motor tersebut.

Dalam industri sepedamotor antara lain: (Aplikasi)
- Pabrik pembuat motor
- Tim balap profesional
- Bengkel profesional
- Produsen suku cadang
- Produsen suku cadang balap(racing product)
- Bahkan sekolah otomotif 

selalu dihadapkan pada data akurat dari produk yang dihasilkan. Untuk menganalisa kemampuan suatu produk atau hanya sekedar mempelajari karakter produk tersebut. 

Bagi yang membutuhkan data kongkrit dari performa suatu produk pada sepeda motor, dynotest merupakan jalan terbaik untuk mendapatkan data yang akurat.



















Dyno sistem tanam

Dyno sistem tanam mempunyai kelemahan yaitu tidak dapat berpindah tempat karena roller dyno yang ditanam secara permanen. berbeda dengan chassis dyno yang dapat dipindah tempatkan.



 Chassis Dyno