Dynamometer yaitu alat untuk
mengukur / membaca kekuatan tenaga (power) yang dikeluarkan oleh mesin
kendaraan bermotor baik mesin tunggal atau mesin kendaraan motor yang di
kalkulasikan dari pengukuran secara simultan dari torsi dan kecepatan rotasi
(RPM).
Dalam kegunaannya dynamometer
digunakan untuk mengukur kemampuan yang dihasilkan suatu mesin.
Hasil dari
pengukuran tersebut dapat di gunakan untuk menganalisa tenaga (power) yang di
hasilkan.
Dari hasil analisa dari grafik tersebut maka kita dapat mengetahui
sejauh mana power mesin/motor tersebut.
Dalam industri sepedamotor antara lain: (Aplikasi)
- Pabrik pembuat motor
- Tim balap profesional
- Bengkel profesional
- Produsen suku cadang
- Produsen suku cadang
balap(racing product)
- Bahkan sekolah otomotif
selalu dihadapkan pada data
akurat dari produk yang dihasilkan. Untuk menganalisa kemampuan suatu produk
atau hanya sekedar mempelajari karakter produk tersebut.
Bagi yang membutuhkan
data kongkrit dari performa suatu produk pada sepeda motor, dynotest merupakan
jalan terbaik untuk mendapatkan data yang akurat.
Dyno sistem tanam
Dyno sistem tanam mempunyai kelemahan yaitu tidak dapat berpindah tempat karena roller dyno yang ditanam secara permanen. berbeda dengan chassis dyno yang dapat dipindah tempatkan.
Chassis Dyno